
Membina Relasi dan Hubungan Intim bersama Tuhan membawa Kedamaian , Ketenangan Jiwa dan Berdampak membangun dan memperbaikki Struktur Kesehatan setiap individu.
Membangun Jiwa yang Sehat , melalui Ketenangan Jiwa dapat dilakukan dengan cara membaca Kitab Suci , Berdoa , Memuji Tuhan dan Kontemplatif secara tertib , rutin dan teratur.
Bertujuan :
1. Pengenalan akan Pencipta
2. Penguasaan Diri dan Pengenalan akan Pribadi yang sesungguhnya dan atas setiap Jiwa (Pikiran dan Kehendak sesuai dengan KehendakNya)
Menanggulangi :
1. Luka, Trauma dalam Hati
2.Ketakutan, Kekhawatiran yang berlebihan
3. Kondisi Tekanan
4. Pengentalan Darah
5. Pembuluh darah yang tersumbat
6. Pembuluh darah yang pecah
7. Gangguan Peredaran Darah
8. Gangguan Saluran Pernafasan
9. Gangguan Psikis dan Pshicologi
10. Pengendalian Emosi
11. Pengontrolan Pola Pikir, Akal Budi.Sangat Penting Dalam Pengambilan Keputusan dan Tindakkan
12.Menjaga Kestabilan dan memperbaiki Tekanan Darah
13.Menjaga dan Memperbaikki perkembangan Sel-sel saraf dan organ tubuh lainnya
14.Menjaga Stamina Tubuh
15.Kesehatan Jantung, Paru-paru dan organ tubuh lainnya
(Luk 5:15,17)
15) Tetapi kabar tentang Yesus makin jauh tersiar dan datanglah orang banyak berbondong-bondong kepadaNya untuk mendengar Dia dan untuk disembuhkan dari penyakit mereka.
17) Pada suatu hari ketika Yesus mengajar, ada beberapa orang Farisi dan ahli Taurat duduk mendengarkanNya.
Mereka datang dari semua desa di Galilea dan Yudea dan dari Yerusalem.
Kuasa Tuhan menyertai Dia, sehingga Ia dapat menyembuhkan orang sakit.
(Luk 13:11-13)
11) Di situ ada seorang perempuan yang telah delapan belas tahun dirasuk roh sehingga ia sakit sampai bungkuk punggungnya dan tidak dapat berdiri lagi dengan tegak.
12) Ketika Yesus melihat perempuan itu, Ia memanggil dia dan berkata kepadanya: “Hai ibu, PENYAKITMU TELAH SEMBUH.”
13) Lalu IA MELETAKKAN TANGANNYA atas perempuan itu, dan seketika itu juga berdirilah perempuan itu, dan MEMULIAKAN ALLAH
YESUS MENYEMBUHKAN ORANG SAKIT DI GENESARET
(Mrk 6:53-56)
53) Setibanya di seberang Yesus dan murid-muridNya mendarat di Genesaret dan berlabuh di situ.
54) Ketika mereka keluar dari perahu, orang segera mengenal Yesus.
55) Maka berlari-larilah mereka ke seluruh daerah itu dan mulai mengusung orang-orang sakit di atas tilamnya kepada Yesus, di mana saja kabarnya Ia berada.
56) Ke manapun Ia pergi, ke desa-desa, ke kota-kota, atau ke kampung-kampung, orang meletakkan orang-orang sakit di pasar dan memohon kepadaNya, supaya mereka diperkenankan HANYA MENJAMAH JUMBAI JUBAHNYA saja.
Dan semua orang yang menjamahNya menjadi SEMBUH
PENGENALAN AKAN PENCIPTA :
MEMBAWA PERUBAHAN POLA PIKIR, CARA BERPIKIR, KETENANGAN, KEDAMAIAN DAN KESEJATERAAN.
Pikiran Kristus – 1Kor 2:16
16)Sebab: “Siapakah yang mengetahui pikiran Tuhan,
Sehingga ia dapat menasihati Dia?”
Tetapi kami memiliki Pikiran Kristus.
Pikiran Allah – Mat 16:23
23) Maka Yesus berpaling dan berkata kepada Petrus: “Enyahlah Iblis.
Engkau suatu batu sandungan bagiKu, SEBAB engkau bukan memikirkan apa yang dipikirkan Allah,
MELAINKAN apa yang dipikirkan manusia.”
Pengenalan akan Tuhan membawa manusia dapat lebih mengenal akan siapa dirinya, sumber kehidupannya, tujuan hidup yang sesungguhnya, untuk apa diciptakan, dapat mengakui keterbatasan dan kelemahan diri, dapat mengakui kelebihan sesama, menghormati sesama, memilikki fungsional dan berfungsi sebagai makhluk ciptaan baru, sadar peranan keberadaannya dalam keluarga dan masyarakat.
Pengenalan akan dirinya membawa suatu pengenalan akan proses, siklus kehidupan termasuk kesehatan tubuhnya.
Organ Vital Hidup Manusia :
1. Otak
2. Jantung
3. Paru-Paru
4. Hati
5. Ginjal
6. Lambung
7. Syaraf
8. Kulit
9. Persendian
10. Lidah
11. Gigi dan Mulut
Otak Terdiri dari serabut-serabut saraf halus dan pembuluh darah.
Fungsi Darah menghidupi dan memberi Nutrisi serta membawa oksigen ke organ-organ seluruh tubuh agar dapat aktif dan
berfungsi.
Tekanan darah yang stabil dan teratur sangat dibutuhkan agar darah dapat mengalir ke seluruh organ tubuh khususnya otak yang
memilikki serabut-serabut saraf, pembuluh darah lebih dan paling halus diantara organ tubuh lainnya.
Otak merupakan Pusat Saraf pengatur seluruh fungsional organ tubuh.
Untuk itu harus dijaga kesehatan, ketenangan dan ketertiban hidup, relaksasi otak sejak dini.
Riwayat Penderita Gangguan pada kesehatan otak bersifat jangka panjang dan menahun, terakumulasi sepanjang hidup dapat
dilihat dari sejarah hidup, latar belakang kondisi, keadaan, tekanan sekitar lingkungan sepanjang hidupnya yang terakumulasi
hingga puncak akhir mengakibatkan resiko fatal.
Oksigen memegang peranan sangat penting bagi kelangsungan hidup dan fungsional seluruh organ tubuh dan kehidupan manusia.
Apalagi Otak merupakan Pusat Seluruh Saraf dan pembuluh darah yang mengatur fungsional seluruh organ tubuh.
Untuk itu kita disarankan untuk rajin berdoa, menjaga ketenangan lahir dan bathin, meditasi, menghindari stress, dan berolahraga,
olah tubuh agar peredaran darah menjadi aktif untuk memicu darah agar dapat mengalir dalam kondisi stabil dan teratur ke organ-
organ tubuh dengan demikian oksigen dapat sampai kepada setiap organ dalam tubuh setiap manusia yang berfungsi untuk
menghidupi dan memperbaikki sel-sel yang aus dan rusak dari setiap organ-organ tubuh .
Terutama otak yang posisinya paling atas pada posisi tubuh setiap manusia dan paling lunak yang terdiri dari serabut dan pembuluh
darah halus yang sangat beresiko untuk itu sangat dibutuhkan perawatan, menjaga ketenangan lahir dan bathin, hidup teratur dan
tertib sejak dini dengan menjaga pola hidup, pola pikir dan cara berpikir, serta menghindari resiko perselisihan, ketegangan,
pertentangan, stress agar otak bisa hidup, sehat dan berfungsi dengan baik.
Otak dan Jantung tidak terlepas dari Peredaran Darah termasuk tingkat Kekentalan Darah dan Sistem Peredaran Darah.
Kegagalan Hidup yang membawa kepada Kebinasaan sesungguhnya berawal dari hal kecil yang secara tidak sengaja dibiarkan
secara terus menerus sehingga menjadi suatu kebiasaan buruk yang tanpa secara sadar, terjadi secara rutin dalam jangka waktu
yang lama dapat berdampak pada kematian. Faktor Pemicu yang dapat ditemui dalam kehidupan sehari-hari yaitu Stress adalah
Suatu Tekanan yang secara rutin, teratur, tidak teratur, pada periode masa tertentu dan berkelanjutan, disadari atau tanpa disadari
dapat mengganggu, menghambat Aliran Peredaran Darah sehingga dapat mengganggu Sistem Fungsional Tubuh secara
Keseluruhan.
Stress yang tidak terkontrol atau tidak terkoordinir dengan baik secara langsung atau tidak langsung berpengaruh pada Sistem
Peredaran Darah di dalam tubuh, dapat mengganggu Supplai Oksigen ke Otak dan mengganggu Sistem Kerja Otot-otot Jantung
dalam memompa darah mengalir keseluruhan organ-organ tubuh.
Gangguan pada Sistem Kerja Otot Jantung secara otomatis mengganggu Sistem Kerja Paru-paru dalam menukar Oksigen dari Udara
dengan Karbon Dioksida dari darah.
Hal ini akan berdampak pada Kurangnya Asupan Oksigen ke Otak.
Sedangkan Otak adalah Pusat atau Kumpulan yang terdiri dari syaraf-syaraf atau serabut syaraf yang berfungsi mengalirkan,
mengedarkan darah ke masing-masing organ tubuh.
Apabila terjadi gangguan pada otak secara otomatis akan berdampak besar pada gangguan indera atau organ tubuh lainnya.
Indra yang posisinya paling dekat dengan otak adalah mata, telinga.
Apabila terjadi stress pada tingkat tertentu dapat mengakibatkan pembuluh darah sekitar otak mengecil dan tertarik sehingga
tekanan darah sekitar otak akan meningkat dapat menimbulkan peredaran darah tersumbat bahkan pecahnya pembuluh darah pada otak.
Tersumbat atau pecahnya beberapa pembuluh darah halus pada otak akan berdampak pada organ disekitarnya seperti mata akan
mengalami rabun, mata berair (lemah), katarak, gangguan pada sistem kerja rumah, alat pendengaran akibat terganggunya
peredaran darah, asupan darah dan oksigen dalam darah ke organ-organ sekitar otak.
Bahkan pada tingkat tertentu dapat membawa kematian secara tiba-tiba.
Pengontrolan Detak Jantung sewaktu dapat dilakukan melalui pengontrolan tekanan darah secara rutin dan teratur. Sebaiknya dilakukan Pencatatan dan Pemantauan secara berkala.
Laju Edar Darah yang baik dan teratur dapat memperbaikki Kadar Oksigen dalam darah.
Laju Endapan Darah sangat mempengaruhi tingkat kekentalan darah. Semakin Tinggi Tingkat Kekentalan darah, Kadar Oksigen dalam darah semakin buruk menimbulkan kesulitan bernafas atau sesak nafas dan dapat mengancam jiwa seseorang.
Ada 2 denyutan pada saat terjadi tekanan darah saat jantung memompa darah, yaitu :
1. Sistole ( Tekanan Darah Atas )
Tekanan darah pada saat jantung menguncup (tekanan cenderung lebih kuat atau lebih tinggi)
2. Diastole ( Tekanan Darah Bawah )
Tekanan darah pada saat jantung mengendor (tekanan darah lebih lemah atau lebih rendah)
Tekanan, frekwensi kecepatan peredaran darah dapat juga berdampak pada :
1. DETAK JANTUNG
2. IRAMA JANTUNG
Kelainan darah bawaan, kekentalan darah berpengaruh dapat Laju endap dan laju edar darah. Tingkat Kekentalan darah sangat berhubungan dengan Pola Makan dan Kualitas Makanan yang kita makan setiap hari sejak dari dalam kandungan hingga akhir kehidupan. Hindari makan makanan yang berasal dari hewani dan makanan yang mengandung bahan pengawet, zat pewarna dan zat kimia, zat perasa.
Tingkat kekentalan darah mempengaruhi distribusi oksigen ke semua organ tubuh, untuk itu kita harus selalu menjaga kestabilan tekanan darah agar distribusi oksigen membaik dan normal.
Tingkat Kekentalan darah yang tinggi mempengaruhi distribusi oksigen ke organ tubuh lainnya, sehingga dapat berakibat fatal yaitu rusaknya organ tubuh karena kurangnya asupan oksigen sehingga dalam periode yang panjang, organ-organ tubuh berangsur-angsur tidak dapat berfungsi, sehingga dapat berakibat fatal.
Sedangkan Tekanan Darah Rendah, biasa berkisar 100/60, atau cenderung lebih rendah sering dialami apabila kurangnya aktifitas gerak tubuh. Untuk itu sangat dibutuhkan Olah Tubuh, Gerak Tubuh secara keseluruhan secara rutin dan teratur melalui Jalan Pagi, Jalan di tempat, Olahraga Rutin harian dan sejenisnya.
Tekanan darah rendah disertai tanda-tanda sebagai berikut kepala terasa ringan atau berat sebelah, aliran darah pada pembuluh darah, saraf-saraf otak tidak stabil menyebabkan kepala, penglihatan sekeliling berputar, tubuh seolah-olah ringan dan sempoyongan.
Cara mengatasinya adalah tetap menjaga ketenangan pikiran, duduk diam, atur posisi tubuh, bernafas secara perlahan, tarik nafas melalui hidung dan buang nafas melalui mulut secara teratur disertai dengan BERDOA, ucapkan kata-kata syukur kepada Tuhan berulang-ulang dalam beberapa menit. Diharapkan kondisi akan stabil dan pulih. Diikuti dengan kegiatan rutin yaitu menjaga kesehatan dan olah tubuh dengan menjaga kualitas ,kuantitas, tekstur makanan disertai olahraga rutin setiap hari dimulai dari olahraga ringan ditingkatkan sesuai dengan kebutuhan dan kondisi tubuh.
Organ yang berhubungan dengan Sistem Pernafasan dan Peredaran Darah . Berfungsi menukar oksigen dari udara Karbon Dioksida dari darah.
Nilai Kadar Oksigen atau saturasi oksigen normal berkisar sekitar 95-99%, Rendah dibawah 95%
Nilai Kadar Oksigen dapat dikontrol menggunakan alat pengukur kadar oksigen , dapat juga dilakukan tes analisa gas darah melalui laboratorium.
Ciri-ciri rendahnya kadar oksigen :
1. Tubuh menjadi lemas, lemah
2. Mudah lelah
3. Timbulnya keringat dingin
4. Gelisah
5. Kurang Konsentrasi
6. Lemahnya daya ingat
7. Sesak Nafas
Kekentalan darah akibat kualitas pola makan yang buruk, dapat mengakibatkan timbulnya :
a. gumpalan-gumpalan darah pada arteri saluran, sistem peredaran darah ,mengganggu distribusi darah dan dapat menyumbat pembuluh darah pada otak, jantung, paru-paru.
b. Tumpukkan gumpalan darah tersebut, bersatu menyumbat pembuluh darah sehingga darah tidak dapat mengalir secara normal mengakibatkan tekanan darah menjadi tidak stabil, naik turun dalam waktu relatif singkat. Gumpalan dan sumbatan darah ini dapat terjadi pada pembuluh darah jantung, paru-paru, otak yang berakibat fatal yaitu kerusakan organ bahkan kematian.
c. Demikian juga stress, gangguan dan tekanan pada pikiran secara tiba-tiba, mendadak dalam waktu terus menerus dapat membuat pembuluh darah otak menyempit, pembuluh darah kaku, bahkan dapat terjadi sumbatan, atau pecahnya pembuluh darah seketika.
Tindakkan Pencegahan dini dapat di lakukan dengan cara menarik nafas secara perlahan dari hidung dan menghembuskan nafas secara perlahan dari mulut secara terus menerus dan teratur sambil mempersatukan dan memusatkan pikiran tertuju kepada Tuhan sehingga memperoleh ketenangan jiwa yang sangat berguna bagi sirkulasi darah sekitar pembuluh darah otak berlanjut ke seluruh tubuh sehingga organ-organ tubuh lainnya dapat menjadi relaks dan tenang .
Ketenangan pikiran, tubuh dan jiwa secara perlahan memperbaikki sistem kerja organ tubuh dan peredaran darah secara keseluruhan.
Lakukan secara rutin dan teratur setiap hari dan setiap saat dimanapun anda membutuhkannya.
Khusus penderita lanjut usia yang membutuhkan perhatian ekstra, Pengontrolan dan pemantauan kekentalan darah dapat juga dibantu dengan melakukan tes pembekuan darah di laboratorium khususnya D-Dimer secara berkala.
Untuk mendapatkan hasil yang akurat dalam waktu yang cepat sehingga dapat dilakukan tindakkan antisipasi dini, preventif dengan segera.
Apabila Sistem Peredaran darah pusat khususnya Otak terganggu, maka peredaran darah seluruh tubuh ikut mengalami ganggu sehingga mengakibatkan tubuh menjadi lemah.
Akibatnya suhu tubuh menurun, tubuh menjadi dingin. Depresi, Stress, Kelelahan dalam waktu yang panjang, Ketakutan, Kekhawatiran yang berlebihan dapat mengakibatkan sesak nafas karena sistem peredaran darah terganggu. Gangguan pada Peredaran darah Pusat yaitu otak yang berdampak pada gangguan sistem tubuh, dapat menimbulkan terhenti sistem tubuh secara tiba-tiba dan seketika.
1. DOA PERINTAH
Dalam Nama Tuhan Yesus, BANGUN!
Darah Yesus Berkuasa (Diulang-ulang)
2. Meditasi dan Doa secara rutin.
3. Jika tidak dapat berdoa dan meditasi secara mandiri, dapat dibantu melalui doa penumpang tangan pada bagian atas pusat kepala oleh salah satu anggota keluarga terdekat.
4. Sediakan benda keras tumpul pendek (seperti ujung gagang sendok kecil, yang sudah dilapisi dan dililit handuk kecil) diletakkan diantara selah gigi pada rahang atas dan rahang bawah. Dibutuhkan saat tubuh menjadi kaku seketika, agar lidah tidak tergigit.
Paru-paru memegang peranan sangat penting bagi kehidupan yaitu mengatur sistem pernafasan.
Setiap organ dalam tubuh dilapisi oleh cairan yang tidak berwarna yang disebut lendir. Gunanya untuk melindungi organ dari pergeseran, bakteri, kuman. Cairan ini dapat berubah warna menjadi keruh dan menjadi lebih kental dan pekat, apabila terinfeksi oleh kuman, bakteri.
Apabila posisi tubuh banyak berbaring, kemungkinan cairan lendir ini dapat terperangkap ke dalam paru-paru.
Tumpukkan Lendir yang terperangkap dalam paru-paru ini, dapat seketika menimbulkan gatal pada tenggorokan atau batuk-batuk.
Bahkan dapat menimbulkan kesulitan bernafas atau sesak nafas.
Penumpukkan Lendir pada paru-paru, sebagian besar diakibatkan oleh faktor usia, kurangnya gerak dan olah posisi tubuh, berbaring dalam waktu yang lama, kurangnya cahaya matahari.
Untuk Menghindari penumpukkan lendir pada paru-paru adalah berjemur cahaya matahari pagi, gerak dan olah posisi tubuh.
Disarankan agar pasien sesering mungkin untuk duduk pada jam aktifitas. Agar cairan lendir tidak terperangkap ke dalam paru-paru.
Mengurangi Penumpukkan Lendir pada paru-paru ini, selain menggunakan Cahaya Matahari, dapat juga menggunakan cara lainnya yaitu dengan cara menepuk bagian dada dan punggung atau memberikan getaran-getaran sekitar area tersebut agar cairan dapat turun dengan sendirinya.
Khusus untuk lanjut usia, hal ini harus menjadi titik perhatian ekstra, karena lendir dapat menyumbat saluran pernafasan jika tidak sungguh-sungguh ditangani dapat membahaya jiwa seketika.
Hati merupakan Kelenjar Terbesar berada di dalam rongga perut sebelah Kanan atas, tepatnya di bawah Diafragma dan disebelah kanan lambung.
Berfungsi menghancurkan Racun dalam darah, menghasilkan Protein, dan membantu proses pencernaan.
Gangguan pada Hati juga mengambil peranan sangat penting dalam menentukan ketenangan dan kesejahteraan penderitanya.
Apabila seseorang memilikki beban cukup tinggi pada pikirannya, biasanya organ hatipun ikut terganggu. Luka, Trauma, Kekhawatiran, Ketakutan sejak Lahir dan selama proses hidup juga sangat berpengaruh pada Kesehatan Hati.
Tingginya Rutinitas Asupan Obat-obat dalam jangka waktu lama, Kandungan, Kebersihan, Kelayakkan makanan yang dimakan dalam periode yang panjang, juga berperan penting dalam menentukan Fungsi Hati seseorang.
Peredaran darah, kualitas kandungan darah, Laju endap darah sangat memegang peranan penting bagi kesehatan tersebut yaitu Otak, Jantung, Paru-paru.
Hati yang sedang mengalami kesedihan, trauma, kekecewaan yang mendalam dapat mempengaruhi proses kerja lambung sehingga dapat menimbulkan gangguan pada Selera, Nafsu makan pada penderitanya.
Dampak asupan obat-obatan tekanan darah dalam jangka waktu panjang dan lama dapat juga berdampak pada gangguan pada ginjal bahkan dapat mengakibatkan gagal ginjal (ginjal tidak berfungsi) yang berdampak pada cuci darah. Cuci darah secara rutin dan berkala dalam waktu yang panjang. Tentu membutuhkan biaya yang tidak sedikit.
Fungsi Ginjal yaitu sebagai penyaring dan membuang racun, limbah dari kandungan makanan yang kita makan setiap hari.
Kualitas, kesegaran dan kebersihan bahan makanan yang kita makan setiap hari harus kita perhatikan karena setiap makanan dan minuman yang masuk ke dalam tubuh kita akan berdampak pada kesehatan dan fungsional organ tubuh kita.
Kebersihan alat penyaji makanan, sumber air yang digunakan dalam mencuci alat makan dan bahan makanan, kebersihan tempat penampungan sumber air yang digunakan juga sangat berperan penting bagi kesehatan ginjal .
Gagal ginjal (tidak berfungsinya salah satu atau kedua ginjal) pada beberapa pasien dapat mengakibatkan kematian.
Tekanan pada pikiran, Stress dapat menimbulkan gangguan pada proses pencernaan khususnya organ lambung. Frekwensi dan tekanan pada pikiran akan mempengaruhi kestabilan produksi, sistem kerja hormon-hormon tertentu di dalam tubuh. Demikian pula halnya dengan, produksi asam pada organ lambung akan meningkat sehingga dapat menimbulkan mual, pusing, perih pada dinding lambung, bahkan pada orang tertentu dapat terjadi tubuh terbaring beberapa hari, tidak dapat bangun secara seketika dan tiba-tiba, jika asam lambung naik maka berakibat luka pada dinding lambung, luka pada dinding kerongkongan ,kerongkongan seperti terbakar, mulut terasa pahit, panas di dada, meluas ke daerah paru-paru, sehingga dalam periode tertentu dapat berakibat fatal.
Cara Mengatasi gangguan pada lambung adalah dengan hindari pikiran negatif, menjaga kekudusan pikiran dan menjaga kualitas, kuantitas, tekstur, makanan yang dimakan setiap hari.
Dapat dimulai dari makanan yang bertekstur halus dan lembut seperti bubur relatif encer, kemudian meningkat menjadi bubur relatif kental dan padat dan kemudian dapat diselang seling dengan nasi lembut, disesuaikan dengan selera dan kondisi serta keadaan nafsu makan penderita.
Makanan yang disajikan harus mengikuti selera penderita, baru penderita bisa menerima dan memakan menu yang disajikan tersebut.
Sajian dapat dimulai dari sajian ringan seperti Kacang Hijau dalam bentuk Halus dan Cair secara rutin sesuai selera dan kebutuhan dapat membantu proses penyembuhan lebih cepat. Cara menghaluskan Kacang Hijau yang sudah di masak dapat menggunakan Blender .
Dapat juga divariasikan dengan kacang merah atau Jali-jali.
Dapat dilengkapi dengan susu, madu, telur setengah matang, telur rebus atau bolu-bolu dan kue yang lembut.
Hindari makanan yang terbuat dari ketan dan gas bersoda atau minuman makanan kalengan.
Untuk menu sayur dapat dimulai dari sayur rebus dan lunak terlebih dahulu, seperti bayam bening, sayur sop, capcai kuah atau tumis, sapo tahu, sop ikan, sop ayam, ayam tim jahe, dan sejenisnya.
Untuk penderita akut sebaiknya dibuat pola makan jangka pendek yaitu makanan relatif ringan dengan jumlah porsi kecil atau sedikit diikuti durasi penyajian sesering mungkin.
Contoh makanan dapat diberikan setiap 1 1/2 jam atau 2 jam sekali dengan jumlah porsi disesuaikan dengan keinginan penderita.
Dengan tetap menjaga relasi dan komunikasi bathin penderita melalui DOA dan PUJI-PUJIAN kepada Pencipta, dapat membantu memberikan ketenangan jiwa dan penghiburan untuk mempercepat proses pemulihan.
Untuk penderita yang tidak dapat berdoa secara mandiri dapat di bantu dengan DOA penumpang tangan dengan meletakkan salah satu telapak tangan diatas kepala penderita untuk memohon KUASA Tuhan menaunginya senantiasa.
Jamahan Tuhan, Cahaya Surgawi, Hadirat Tuhan menyembuhkan dan memulihkan setiap kerusakan-kerusakan pada sistem saraf serta sel-sel pada jaringan organ tubuh manusia.
Memperbaikki posisi ,tata letak saraf termasuk sel-sel pada jaringan organ tubuh manusia.
Datang dan tinggallah dalam HadiratNya yang kudus senantiasa, penuh kemuliaan dan keajaiban untuk pemulihan dan penyembuhan segala sakit penyakit anda.
Dampak dari Tekanan pada pikiran atau lebih di kenal dengan istilah stress ini , sangat luas dan bersifat komplikatif dan destruktif. Untuk itu kita wajib mencegah sedini mungkin atau kita wajib membuat keputusan atau tindakan preventif timbulnya stress.
Dampak dari Stress yang akut pada kulit seperti kulit dapat tiba-tiba memerah bahkan merah menebal serta meluas ke area seluruh tubuh, bagian tubuh yang sering terjadi yaitu sekitar Betis, Leher, dada, dan bagian lengan seperti merah terbakar, menebal dan perih, hilang, timbul dengan sendirinya dan disertai dengan rasa gatal yang tak terelakkan.
Pada usia lanjut produksi kelenjar minyak pada kulit sangat menurun, sehingga kulit terasa kering dan tertarik menimbulkan rasa gatal-gatal, dapat di atasi dengan meningkatkan konsumsi sayur dan buah-buahan, atau dengan membalur ramuan alami dari tumbuh-tumbuhan dan buah-buahan pada kulit yang kering dan bersisik.
Contoh buah yang dapat melembapkan kulit seperti buah alpukat, tomat, dan timun memberi kesegaran pada kulit. Putih telur bermanfaat untuk melembapkan kulit kering, mengencangkan kulit, mengecilkan pori-pori dan mengangkat kotoran dari pori-pori kulit.
Jadi apabila kulit atau area tubuh anda terasa gatal, coba teliti dahulu penyebab-penyebabnya seperti faktor usia, jenis dan kualitas makanan yang dimakan dalam kurun waktu 1 minggu terakhir, alat-alat penyajian makanan, kualitas kesegaran bahan makanannya (makanan beli diluar atau restoran biasa kurang terjaga kualitas kebersihannya), kualitas sumber dan kebersihan tempat penampungan air bahkan saluran pipa air yang sudah berumur tua, dapat menjadi sumber, tempat berkumpulnya bakteri atau kuman.
Dimana Ketenangan Jiwa Sangat memegang peranan penting dalam proses penyembuhan dari gangguan psikis ataupun gangguan kesehatan pada organ tubuh lainnya.
Jiwa yang tenang secara langsung berdampak pada ketenangan dalam berpikir dan bertindak.
*Ketenangan dalam membuat keputusan, memilih atau pengambilan tindakkan.
Ketenangan jiwa, pikiran mempengaruhi kestabilan tekanan darah sehingga peredaran darah keseluruhan organ-organ tubuh khususnya organ vital seperti otak dan jantung menjadi baik dan lancar serta teratur.
Peredaran darah yang tidak stabil dan tidak teratur , sungguh dapat mengganggu metabolisme tubuh serta fungsional hormon-hormon di dalam tubuh seseorang. Sehingga mengganggu Sistem Kerja organ-organ tubuh tertentu.
Ketenangan Jiwa membawa Kedamaian dan kesejahteraan secara langsung maupun tidak langsung kepada orang disekitarnya.
Dengan terciptanya kedamaian jiwa seseorang secara otomatis menciptakan kesejahteraan pribadi, keluarga, lingkungan dan masyarakat pada umumnya.
*Ketenangan Jiwa memegang peranan penting dalam kehidupan khususnya proses penyembuhan.
Hendaknya kita percaya bahwa Tuhan punya rencana indah di balik penderitaan yang di alami.
Tuhan adalah Penyelenggara dan Pengendali Kehidupan seluruh umat manusia di bumi. Dimana Tuhan memilikki maksud dan tujuan dalam setiap kehidupan manusia pada umumnya untuk menjadikan hidup manusia berarti dan berguna bagi sesama.
*Tuhan selalu hadir dan menyertai baik dalam penderitaan maupun kebahagiaan
Kuasa Kasih Tuhan tidak terbatas untuk menolong UmatNya yang PERCAYA PENUH, TAKUT dan HORMAT padaNya.
Persembahkanlah Hidupmu kepada Tuhan dan Dia Pasti akan Bertindak seturut dengan KEHENDAK dan KUASANYA.
PUJIAN disertai rasa SYUKUR akan KASIH Tuhan secara RUTIN dan TERATUR, sangat membantu penderita mengalami penyembuhan lebih cepat.
TOTALITAS PERCAYA kepadaNya tidak akan mengecewakan bagi setiap orang yang berharap KepadaNya.
RELASI INTIM dengan ROH PENCIPTA akan menciptakan keadaan yang baik dari hari ke hari yang berujung pada PERSATUAN yang UTUH antara TUBUH, JIWA dan ROH yang memilikki KUASA tidak terbatas dalam kesembuhan dan pembaharuan yang bersifat menyeluruh.
KEMANDIRIAN dalam Iman, antara anda dan Dia sangat dibutuhkan, PENGAKUAN iman melalui TINDAKKAN akan mempercepat proses kesembuhan dan kesempurnaan menjadi manusia baru yang memilikki Pola Pikir Selaras dengan Kristus Yesus yang dapat mengubah Segala Sesuatu.
Totalitas Percaya kepada Tuhan, menyerahkan diri dan hidup sepenuhnya kepadaNya, dengan rutin, teratur, senantiasa berelasi, bersekutu dalam hadiratNya yang kudus, mempersatukan pikiran, tubuh dan jiwa terpusat, bersumber kepadaNya membawa kita kepada keselamatan kekal yaitu kehidupan kekal bersamaNya.
Sehingga Allah Meraja dalam hidup kita, dalam setiap pikiran, perkataan dan perbuatan kita oleh KUASA KASIHNYA, terbebas dari ikatan-ikatan kuasa dari dunia yang membahayakan jiwa.
Kasih Allah sungguh sempurna adanya.
(Yoh 3:16-17)
16) Karena begitu besar kasih Allah akan dunia ini, sehingga Ia telah MENGARUNIAKAN AnakNya yang tunggal, supaya setiap orang yang PERCAYA KEPADANYA TIDAK BINASA , melainkan beroleh HIDUP YANG KEKAL
17) Sebab Allah mengutus AnakNya ke dalam dunia bukan untuk menghakimi dunia, melainkan untuk menyelamatkannya oleh Dia.
FIRMAN adalah ALLAH
(Yoh 1:1-3)
1) Pada mulanya adalah FIRMAN FIRMAN itu bersama-sama dengan ALLAH dan FIRMAN itu adalah ALLAH
2) Ia pada mulanya bersama-sama dengan Allah.
3) Segala sesuatu dijadikan oleh Dia dan tanpa Dia tidak ada suatupun yang telah jadi dari segala yang telah dijadikan.
Melalui Ketenangan Jiwa, ketaatan, perjuangan segenap hati dan jiwa untuk selalu bersatu dan terpusat kepadaNya merupakan faktor mutlak yang harus dilakukan untuk mencapai kekudusan.
Melalui kekudusan, kita dapat mengetahui kebenaran dan kehendakNya.
Selalu berjuang mengucap syukur dalam segala sesuatu, termasuk pada saat kemalangan terjadi, merupakan proses pengudusan, pemurnian, yang harus kita lalui.
Senantiasa Taat dan Bersatu denganNya merupakan daya upaya dalam pencapaian KehendakNya yaitu Keselamatan Jiwa, Keselamatan atas setiap pikiran dan kehendak sesuai dengan RencanaNya.
Persatuan, keintiman relasi selama dikandung dalam Kerahiman Allah , ketaatan anak dengan Bapa merupakan Faktor Utama Keberhasilan, Tercapainya Keselamatan.
Persatuan yang utuh dalam hadiratNya yang kudus dan melakukan KehendakNya merupakan Kunci Utama Keselamatan bagi setiap jiwa dalam setiap keadaan, kondisi.
Demikian dalam hal kesehatan, persatuan yang utuh dalam HadiratNya yang kudus melalui puji-pujian, doa, kontemplasi dapat mengatasi segala jenis penyakit.
Melalui persatuan yang utuh dalam keintiman senantiasa dan terus menerus dapat membantu proses penyembuhan termasuk kekentalan darah disertai memperbaiki pola dan kualitas makan .
Nafas Hidup, Roh Allah, UrapanNya yang Kudus merupakan Sumber oksigen yang senantiasa tersedia untuk memperbaharui tubuh, jiwa dan roh kita senantiasa dapat kita peroleh melalui keintiman dan persatuan denganNya dalam HadiratNya yang kudus.
Dengan selalu taat bersatu dan menyediakan waktu bersamaNya diharapkan memperoleh keselamatan, kehidupan dan kebahagiaan kekal dengan selalu berdaya upaya untuk tetap taat dan setia mengikuti segala perintah, ketetapanNya serta mentaati laranganNya dan melakukan KehendakNya dengan tak henti-hentinya berdoa dan mengucap syukur serta memohon pengampunan dan memberi pengampunan atas setiap kelalaian, kelemahan, keterbatasan yang terjadi pada diri kita dan sesama disepanjang hidup kita, menerima diri apa adanya serta tetap selalu bersandar kepadaNya.
Tiada hal yang mustahil di dalam Dia yang Maha Kuasa bagi orang yang selalu berharap kepadaNya.
(Kej 2:7-9)
7) Ketika itulah TUHAN Allah membentuk manusia itu dari debu tanah dan menghembuskan NAFAS HIDUP ke dalam hidungnya;
Demikianlah manusia itu menjadi MAKHLUK YANG HIDUP .
8) Selanjutnya TUHAN Allah membuat taman di Eden, di sebelah timur; disitulah ditempatkanNya manusia yang dibentukNya itu.
9) Lalu TUHAN Allah menumbuhkan berbagai-bagai pohon dari bumi, yang menarik dan yang baik untuk dimakan buahnya; dan pohon kehidupan di tengah-tengah taman itu, serta pohon pengetahuan tentang yang BAIK dan yang JAHAT
Olah Posisi Tubuh, khusus lanjut usia yang sudah rentan. Yang harus diperhatikan adalah olah posisi tubuh dan olah tubuh sebagai berikut, yaitu miring kiri dan miring kanan, melakukan gerakkan pada setiap persendian antar tulang seperti pada pergelangan telapak tangan, lengan, bahu, tumit, dengkul, paha, leher, agar tidak terjadi kekakuan pada persendian karena akan semakin mempersulit keadaan pasien.
Khusus penderita stroke pada Indra wicara, cara penanggulangannya adalah melemaskan otot-otot sekitar mulut, lidah dan rahang yaitu dengan melatih gerak otot-otot tersebut. Dengan gerakkan Menjulurkan atau Menarik Lidah Keluar Masuk, melemaskan otot-otot sekitar rahang dan leher.
Untuk Kebersihan Mulut, Lidah dan Gigi
Bagi yang tidak berdaya, khususnya lanjut usia, dapat menggunakan lilitan kain kassa pada sendok kayu es cream yang sudah ditetesi dengan cairan pembersih mulut.
MEMBANGKITKAN DAN MENGHIDUPKAN
(Yoh 5:17,21)
17) Tetapi Ia berkata kepada mereka: “Bapaku bekerja” sampai sekarang, maka Akupun bekerja juga.”
21) Sebab sama seperti Bapa Membangkitkan orang-orang mati dan menghidupkannya, demikian juga Anak menghidupkan barangsiapa yang dikehendakiNya.
(Sir 24:8-9)
8) Maka berfirmanlah kepadaku Pencipta alam semesta, dan yang menciptakan daku menetapkan tempat kemahku.
SabdaNya: Di Yakublah mesti kau pasang kemahmu, dan Israel kau dapat milik pusaka.
9) Sebelum masa purba sejak awal mula aku telah diciptakanNya, dan sampai selama-lamanya aku tidak akan lenyap.