• Follow Us
  • +6281222229015
  • Kelapa Gading, Jakarta Utara

PENGENALAN AKAN TUHAN

( Kis 22 : 15 ) 

Sebab engkau Harus menjadi Saksi-Nya Terhadap semua orang tentang apa yang kau Lihat dan yang kau Dengar. 

Pengenalan akan Tuhan, membawa setiap Jiwa, Makhluk Ciptaan menjadi Manusia Baru  artinya Hidup Bersama Allah sejak di Bumi

 

( Ef 4:17-32 )

17) Sebab itu kukatakan dan kutegaskan ini kepadamu di dalam Tuhan:

Jangan hidup lagi sama seperti orang-orang yang tidak mengenal Allah dengan pikirannya yang sia-sia

18) dan pengertiannya yang gelap, jauh dari hidup persekutuan dengan Allah, karena kebodohan yang ada di dalam mereka dan karena kedegilan hati mereka.

19) Perasaan mereka telah tumpul, sehingga mereka menyerahkan diri kepada hawa nafsu dan mengerjakan dengan serakah segala macam kecemaran.

20) Tetapi kamu bukan demikian. Kamu telah belajar mengenal Kristus.

21) Karena kamu telah mendengar tentang Dia dan menerima pengajaran di dalam Dia menurut kebenaran yang nyata dalam Yesus,

22) yaitu bahwa kamu, berhubung dengan kehidupan kamu yang dahulu, harus menanggalkan manusia lama, yang menemui kebinasaannya oleh nafsunya yang menyesatkan,

23) supaya kamu dibaharui di dalam roh dan pikiranmu,

24) dan mengenakan manusia baru, yang telah diciptakan menurut kehendak Allah di dalam kebenaran dan kekudusan yang sesungguhnya.

25) Karena itu buanglah dusta dan berkatalah benar seorang kepada yang lain, karena kita adalah sesama anggota.

26) Apabila kamu menjadi marah, janganlah kamu berbuat dosa: janganlah matahari terbenam, sebelum padam amarahmu

27) dan janganlah beri kesempatan kepada Iblis.

28) Orang yang mencuri, janganlah ia mencuri lagi, tetapi baiklah ia bekerja keras dan melakukan pekerjaan yang baik dengan tangannya sendiri, supaya ia dapat membagikan sesuatu kepada orang yang berkekurangan.

29) Janganlah ada perkataan kotor keluar dari mulutmu, tetapi pakailah perkataan yang baik untuk membangun, di mana perlu, supaya mereka yang mendengarnya, beroleh kasih karunia.

30) Dan janganlah kamu mendukakan Roh Kudus Allah, yang telah memeteraikan kamu Menjelang Hari Penyelamatan.

31) Segala kepahitan, kegeraman, kemarahan, pertikaian dan fitnah hendaklah dibuang dari antara kamu, demikian pula segala kejahatan.

32) Tetapi hendaklah kamu ramah seorang terhadap yang lain, penuh kasih mesra dan saling mengampuni, sebagaimana Allah di dalam Kristus telah mengampuni kamu.

FIRMAN

 

Perkataan Allah kepada manusia, melalui Kitab Suci untuk Menerima Kerajaan Allah

( Yoh 19:35 )

35) Dan orang yang melihat hal itu sendiri yang memberikan kesaksian ini dan kesaksiannya benar, dan ia tahu, bahwa ia mengatakan Kebenaran, supaya kamu juga Percaya

YESUS BERDOA

( Luk 6 : 12-13 )

12) Pada waktu itu pergilah Yesus ke bukit untuk berdoa dan semalam-malaman Ia berdoa kepada Allah.

13) Ketika hari siang, Ia memanggil murid-murid-Nya kepada-Nya, lalu memilih dari antara mereka dua belas orang, yang disebut-Nya rasul

SABDA 

Perkataan yang Berasal dari Roh Tuhan,  secara langsung kepada manusia, Penyertaannya sepanjang hidup kepada manusia melalui Sesama, Kejadian, Peristiwa sepanjang Hidup, Kejadian Alam.

NABI

Orang Pilihan Tuhan yang dipanggil dan di Pilih untuk menyampaikan Firman Allah kepada manusia.

ROH JAHAT

Kuasa-kuasa yang berasal dari dunia orang mati, kuasa yang menguasai, memasuki, mempengaruhi ,mengendalikan pikiran dan Kehendak , Tubuh Jasmani  seseorang untuk melakukan Kehendak Iblis .

Kehendak Iblis adalah hal-hal yang Bertentangan dengan Kehendak Allah , Hidup di Dalam Kasih Allah ,  yaitu Kehendak-kehendak yang membawa kepada Dosa, Kerugian, Kehancuran , Kerusakkan , Maut, Kematian, Sakit Penyakit ,Kebutaan , Tidak Berpengetahuan, Kemalasan, Masa Bodoh , Tidak Peduli , Tidak Mau Tahu, Tidak melakukan Perintah dan Peraturan Tuhan , Tidak Taat kepada Allah , Mendurhaka kepada Allah, meninggalkan dan menolak Allah, menolak Firman Tuhan, melakukan Pelanggaran secara sadar dan tidak sadar , Menentang Allah dengan melakukan Hal-hal Buruk , Hal-hal yang merusak, Kejahatan, Pencemaran, Iri hati , Niat Jahat , Memanipulasi , Intimidasi, Teror,  dan sejenisnya. 

NERAKA

 

Suatu Kondisi jiwa yang Tidak Percaya , Menolak , Meninggalkan Allah , Menentang Allah dan Belum di Tebus oleh Tuhan Yesus , berada dibawah Hukuman Kekal karena Tidak Menemukan Cahaya Kristus

Yang Tidak Percaya dan yang Menolak , Menjauhkan Diri dan Meninggalkan Relasi Bathin dengan Allah, yang semasa hidupnya Tidak Mematuhi Panggilan Yesus untuk Menerima Kerajaan Allah.

(Yoh 3:18-21)

19) Barangsiapa percaya kepada-Nya, ia tidak akan dihukum; Barangsiapa Tidak Percaya, ia Telah Berada Di bawah Hukuman,

sebab ia tidak percaya dalam nama Anak Tunggal Allah.

Dan inilah hukuman itu: Terang telah datang ke dalam dunia, tetapi manusia lebih menyukai kegelapan dari pada terang, sebab perbuatan-perbuatan mereka jahat.

20) Sebab barangsiapa berbuat jahat, membenci terang dan tidak datang kepada terang itu, supaya perbuatan-perbuatannya yang jahat itu tidak nampak;

21) Tetapi barangsiapa Melakukan yang Benar, ia datang kepada Terang, supaya menjadi nyata, bahwa perbuatan-Perbuatannya dilakukan dalam Allah.”

(Yoh 19:35)

35) Dan orang yang melihat hal itu sendiri yang memberikan kesaksian ini dan kesaksiannya benar, dan ia tahu, bahwa ia mengatakan kebenaran, supaya kamu juga percaya

dan mereka yang telah berbuat baik akan keluar dan bangkit untuk Hidup yang Kekal Tetapi mereka yang telah berbuat jahat akan bangkit untuk dihukum.   ( Yoh 5:29)   Barangsiapa yang berbuat Jahat, biarlah ia terus berbuat jahat; Barangsiapa yang Cemar, biarlah ia terus cemar; dan barangsiapa yang benar, biarlah ia terus berbuat Kebenaran; Barangsiapa yang Kudus, biarlah ia Terus Menguduskan dirinya!” ( Why 22:11)  

MANUSIA BARU 

 

Manusia Baru adalah jiwa yang mengenal secara mendalam siapa dirinya, mengapa, bagaimana, arah dan tujuan hidup sejati yang jelas sesuai KehendakNya dalam Kebenaran dan Kekudusan.

( Ef 4:24 ) 

24) dan mengenakan Manusia Baru, yang telah diciptakan menurut Kehendak Allah di dalam Kebenaran dan Kekudusan yang sesungguhnya.

Untuk itu setiap jiwa, harus berupaya penuh sekuat tenaga untuk selalu Mendekatkan diri kepadaNya, Bersatu dan Bersekutu dalam HadiratNya yang Kudus dengan cara mengarahkan setiap pikiran untuk selalu Terpusat, Terarah kepada Kristus yang menjadi Kepala Segala Sesuatu .

Pikiran dan Kehendak yang tetap terjaga dan Terpusat kepadaNya, melalui Relasi dan Komunikasi Batin yang Terarah , Berjalan di dalam Kasih, senantiasa Memuji dan Bersyukur, Persatuan Roh yang Kuat dalam satu Ikatan dengan Mentaati Peraturan dan Perintah Tuhan, yaitu Tindakan dan Perbuatan Kasih, Menciptakan Perdamaian dan Kesatuan Relasi dengan Tuhan dan Sesama.

Terkendali dan Terukur dalam setiap rencana dan tindakkan  dilakukan di dalam Terang. 

( Ef 1:9-14 )

9) Sebab Ia telah menyatakan Rahasia Kehendak-Nya kepada kita, sesuai dengan Rencana kerelaan-Nya, yaitu rencana kerelaan yang dari semula telah ditetapkan-Nya di dalam Kristus

10) sebagai persiapan kegenapan waktu untuk Mempersatukan di dalam Kristus sebagai Kepala segala sesuatu, baik yang di sorga maupun yang di bumi.

11) Aku katakan “di dalam Kristus”, karena di dalam Dialah kami mendapat bagian yang dijanjikan – kami yang dari semula ditentukan untuk menerima bagian itu sesuai dengan maksud Allah, yang di dalam segala sesuatu bekerja menurut Keputusan Kehendak-Nya –

12) supaya kami, yang sebelumnya telah menaruh harapan pada Kristus, boleh menjadi puji-pujian bagi kemuliaan-Nya.

13) Di dalam Dia kamu juga – karena kamu telah mendengar Firman Kebenaran, yaitu Injil keselamatanmu – di dalam Dia kamu juga, ketika kamu percaya, Dimeteraikan dengan Roh Kudus, yang dijanjikan-Nya itu.

14) Dan Roh Kudus itu adalah Jaminan bagian kita sampai kita Memperoleh Seluruhnya, yaitu penebusan yang menjadikan kita Milik Allah, untuk Memuji Kemuliaan-Nya. 

KEPEMIMPINAN 

Tipe Kepemimpinan yang Terpusat dan dipimpin oleh Hikmat , Firman , Sabda dari Allah

(Yak 3:14-18)

14) Jika kamu menaruh perasaan iri hati dan kamu mementingkan diri sendiri, janganlah kamu memegahkan diri dan janganlah berdusta melawan kebenaran!

15) Itu bukanlah hikmat yang datang dari atas, tetapi dari dunia, dari nafsu manusia, dari setan-setan.

16) Sebab di mana ada iri hati dan mementingkan diri sendiri di situ ada kekacauan dan segala macam perbuatan jahat.

17) Tetapi Hikmat yang dari Atas adalah pertama-tama murni, selanjutnya pendamai, peramah, penurut, penuh belas kasihan dan buah-buah yang baik, tidak memihak dan tidak munafik.

18) Dan buah yang terdiri dari kebenaran ditaburkan dalam damai untuk mereka yang mengadakan damai.

Yaitu yang berkenan dengan KehendakNya, KetetapanNya

( Ul 27:10 )

Sebab itu engkau harus Mendengarkan Suara Tuhan, Allahmu, dan melakukan Perintah dan Ketetapan-Nya, yang kusampaikan kepadamu pada hari ini.”

Meninggikan dan mengutamakan Kehendak Tuhan , Hal-hal yang menyenangkan Hati Tuhan dan Menolak segala Hal yang Melanggar Ketetapan dan Perintah Tuhan.

SUARA TUHAN

Hidup selalu Terpusat pada KehendakNya dengan selalu dan secara rutin berusaha keras untuk Mencari, Membina Relasi Persekutuan , Komunikasi Bathin, Mendengar Suara Tuhan melalui  Persatuan Roh dalam Doa, Kontemplasi, Mati Raga, Kitab Suci  dan SabdaNya

( Ul 28: 1-2 ) 

1) “Jika engkau baik-baik mendengarkan suara Tuhan, Allahmu, dan melakukan dengan setia segala Perintah-Nya yang kusampaikan kepadamu pada hari ini, maka Tuhan, Allahmu, akan Mengangkat engkau di atas segala bangsa di bumi.

2) Segala berkat ini akan datang kepadamu dan menjadi bagianmu, jika engkau Mendengarkan Suara Tuhan, Allahmu

( Mat 22:30-32) 

30) Karena pada waktu kebangkitan orang tidak kawin dan tidak dikawinkan melainkan Hidup seperti Malaikat di sorga.

31) Tetapi tentang kebangkitan orang-orang mati tidakkah kamu baca apa yang difirmankan Allah, ketika Ia bersabda:

32) Akulah Allah Abraham, Allah Ishak dan Allah Yakub? Ia bukanlah Allah orang mati, melainkan Allah orang Hidup.”

( 2 Sam 22:29- )

29) Karena Engkaulah pelitaku, ya Tuhan, dan Tuhan Menyinari kegelapanku.

30) Karena dengan Engkau aku berani menghadapi gerombolan, dengan Allahku aku berani melompati tembok.

31) Adapun Allah, jalan-Nya sempurna; sabda Tuhan itu murni; Dia menjadi perisai bagi semua orang yang berlindung pada-Nya.

32) Sebab siapakah Allah selain dari Tuhan, dan siapakah gunung batu selain dari Allah kita?

33) Allah, Dialah yang menjadi tempat pengungsianku yang kuat dan membuat jalanku rata

34) yang membuat kakiku seperti kaki rusa dan membuat aku berdiri di bukit

35) yang mengajar tanganku berperang, sehingga lenganku dapat melengkungkan busur tembaga.

36) Juga Kauberikan kepadaku perisai keselamatan-Mu, dan kebaikan-Mu telah membuat aku besar.

37) Kau berikan tempat lapang untuk langkahku, dan mata kakiku tidak goyah.

MATERAI

Makhluk CiptaanNya yang secara sah menjadi MilikNya , melalui Karya Keselamatan yaitu Karya Penebusan  oleh Kristus

(Why 5:1-2)

1) Maka aku melihat di tangan kanan Dia yang duduk di atas takhta itu, sebuah Gulungan Kitab, yang ditulisi sebelah dalam dan sebelah luarnya dan dimeterai dengan Tujuh meterai.

2) Dan aku melihat seorang malaikat yang gagah, yang berseru dengan suara nyaring, katanya: “

Siapakah yang Layak Membuka Gulungan Kitab itu dan membuka Meterai-Meterainya?

( Kej 49:18 )

18) Aku menanti-nantikan keselamatan yang dari pada-Mu, ya Tuhan.

(1 Petrus 1:19-20)   

19) melainkan dengan Darah yang Mahal, yaitu Darah Kristus yang sama seperti darah anak domba yang tak bernoda dan tak bercacat.

20) Ia telah dipilih sebelum dunia dijadikan, tetapi – karena kamu – Ia baru menyatakan diri-Nya pada Zaman Akhir.

21) Oleh Dialah kamu percaya kepada Allah, yang telah membangkitkan Dia dari antara orang mati dan yang telah memuliakan-Nya, sehingga imanmu dan pengharapanmu tertuju kepada Allah.

22) Karena kamu telah menyucikan dirimu oleh ketaatan kepada kebenaran, sehingga kamu dapat mengamalkan kasih persaudaraan yang tulus ikhlas, hendaklah kamu bersungguh-sungguh saling mengasihi dengan segenap hatimu.

(Efesus 2:13)

13) Tetapi sekarang di dalam Kristus Yesus kamu, yang dahulu “jauh”, sudah menjadi “dekat” oleh Darah Kristus. 

(Yes 43:10-11)

10) Kamu inilah saksi-saksi-Ku,” demikianlah firman Tuhan, “dan hamba-Ku yang telah Kupilih, supaya kamu tahu dan percaya kepada-Ku dan mengerti, bahwa Aku tetap Dia. Sebelum Aku tidak ada Allah dibentuk, dan sesudah Aku tidak akan ada lagi.

11) Aku, Akulah Tuhan dan tidak ada Juruselamat selain dari pada-Ku.

 ( Hag 2:24 )

24) Pada waktu itu, demikianlah firman Tuhan semesta alam, Aku akan mengambil engkau, hai Zerubabel bin Sealtiel, hamba-Ku – demikianlah Firman Tuhan – dan akan menjadikan engkau seperti Cincin Meterai; sebab engkaulah yang Kupilih, demikianlah Firman Tuhan semesta alam.”

SOSIALISASI

Sosialisasi dalam masyarakat membutuhkan kualitas iman yang baik .Iman yang baik bersifat membangun diri sendiri dan orang lain 

Tidak merugikan,  mengorbankan, membahayakan orang lain , bersifat menciptakan kesejahteraan bersama dan Keadilan Sosial.

AKAL BUDI

 

Jiwa ( Pikiran dan Kehendak )  yang terpusat kepada Pencipta akan menghasilkan Akal Budi.

Akal adalah Daya Upaya, Pola Pikir, Olah Pikir, Cara Pandang , Cara memandang suatu masalah, yang memilikki Nilai dan Kualitas yang Membangun, Memperbaharui, yang Terpusat dan Tidak Terlepas dari Ketetapan Allah dan KehendakNya , yaitu didasari Cinta Kasih dan Ketetapan , Perintah Tuhan, yang bertujuan kepada Kehidupan Kekal 

Budi adalah Hasil dari Pola Pikir yang Benar menghasilkan Budi Pekerti yang Benar selaras dengan  tindakkan yang didasari oleh Kasih

 ( 1 Yoh 4:8 )

8) Barangsiapa tidak mengasihi, ia tidak mengenal Allah, sebab Allah adalah kasih.

9) Dalam hal inilah kasih Allah dinyatakan di tengah-tengah kita, yaitu bahwa Allah telah mengutus Anak-Nya yang tunggal ke dalam dunia, supaya kita hidup oleh-Nya.

10) Inilah kasih itu: Bukan kita yang telah mengasihi Allah, tetapi Allah yang telah mengasihi kita dan yang telah mengutus Anak-Nya sebagai Pendamaian bagi Dosa-Dosa kita. 

Sehingga setiap Rencana, Keputusan dan Tindakkan memilikki Nilai dan Kualitas yang membangun di dalam Kasih terpusat kepada Pertobatan dan Pegampunan Dosa 

 ( Ef 3:17-19 )

17) sehingga oleh imanmu Kristus diam di dalam hatimu dan kamu berakar serta berdasar di dalam kasih.

18) Aku berdoa, supaya kamu bersama-sama dengan segala orang kudus dapat memahami, betapa lebarnya dan panjangnya dan tingginya dan dalamnya kasih Kristus,

19) dan dapat mengenal kasih itu, sekalipun ia melampaui segala pengetahuan.

Aku berdoa, supaya kamu dipenuhi di dalam seluruh kepenuhan Allah.

20) Bagi Dialah, yang dapat melakukan jauh lebih banyak dari pada yang kita doakan atau pikirkan, seperti yang ternyata dari kuasa yang bekerja di dalam kita,

21) bagi Dialah kemuliaan di dalam jemaat dan di dalam Kristus Yesus turun-temurun sampai selama-lamanya. Amin.

( Ef 4:15-16 )

15) Tetapi dengan teguh berpegang kepada kebenaran di dalam kasih kita bertumbuh di dalam segala hal ke arah Dia, Kristus, yang adalah Kepala.

16) Dari pada-Nyalah seluruh tubuh, – yang rapi tersusun dan diikat menjadi satu oleh pelayanan semua bagiannya, sesuai dengan kadar pekerjaan tiap-tiap anggota – menerima pertumbuhannya dan membangun dirinya dalam kasih.

PENDAMAIAN DOSA

 

( 1 Yoh 2:2 ) 

2) Dan Ia adalah Pendamaian untuk segala Dosa kita, dan bukan untuk dosa kita saja, tetapi juga untuk dosa seluruh dunia.

3)Dan inilah tandanya, bahwa kita mengenal Allah, yaitu jikalau kita menuruti perintah-perintah-Nya.

4) Barangsiapa berkata: Aku mengenal Dia, tetapi ia tidak menuruti perintah-Nya, ia adalah seorang pendusta dan di dalamnya tidak ada kebenaran.

5) Tetapi barangsiapa menuruti firman-Nya, di dalam orang itu sungguh sudah sempurna kasih Allah; dengan itulah kita ketahui, bahwa kita ada di dalam Dia.

6) Barangsiapa mengatakan, bahwa ia ada di dalam Dia, ia wajib hidup sama seperti Kristus telah Hidup.

( 1 Yoh 4:10-12 )

10) Inilah kasih itu: Bukan kita yang telah mengasihi Allah, tetapi Allah yang telah mengasihi kita dan yang telah mengutus Anak-Nya sebagai pendamaian bagi dosa-dosa kita.

11) Saudara-saudaraku yang kekasih, jikalau Allah sedemikian mengasihi kita, maka haruslah kita juga saling mengasihi.

12) Tidak ada seorang pun yang pernah melihat Allah.

Jika kita saling mengasihi, Allah tetap di dalam kita, dan kasih-Nya sempurna di dalam kita

( Sir 47:8 )

8) Dalam segala tindakannya Daud Menghormati Tuhan, dan dengan kata yang luhur Menghormati Yang Kudus, Yang Mahatinggi.

Ia bernyanyi-nyanyi dengan segenap hati, dan mengasihi Penciptanya.

Dan saling menghargai dengan tidak terlepas pada Etika,  Ketetapan, Peraturan yang membangun fungsional, kepribadian yang bernilai.

Kasih Menempatkan Urutan Tertinggi dari semua Ketetapan , Peraturan yang ada. 

( Yak 2 : 8 )

8) Akan tetapi, jikalau kamu menjalankan hukum utama yang tertulis dalam Kitab Suci: “

Kasihilah sesamamu manusia seperti dirimu sendiri”, kamu berbuat baik.

Akal Budi Mengendalikan Gerakkan Roh.

Gerakkan Roh Kudus  Tertib, Terukur dan Terkendali.

( Markus 12:36 )

36),Daud sendiri oleh pimpinan Roh Kudus berkata:

Tuhan telah berfirman kepada Tuanku: duduklah di sebelah kanan-Ku, sampai musuh-musuh-Mu Kutaruh di bawah kaki-Mu.

( 2 Tawarikh 20 : 15-17 )

Firman Tuhan kepadamu Janganlah kamu takut dan terkejut karena laskar yang besar ini, sebab Bukan kamu yang akan Berperang Melainkan Allah. Dalam peperangan ini tidak usah kamu bertempur. Hai Yehuda dan Yerusalem, Tinggallah Berdiri di tempatmu dan Lihatlah bagaimana Tuhan Memberikan Kemenangan kepadamu. Janganlah kamu takut dan terkejut. Majulah besok menghadapi mereka, Tuhan akan Menyertai kamu.”  

KETENANGAN JIWA

Ketenangan Jiwa ( Pikiran dan Kehendak ) wajib di perjuangkan dan diupayakan oleh setiap pribadi.

Pengendalian Pikiran dan Kehendak sangat penting dan sangat mendasar yang harus diperhatikan dalam Pengambilan Keputusan dalam Pencapaian Tujuan

Setiap Pribadi wajib mencari, menggali dan Mengenal Tujuan Hidupnya agar setiap keputusan dan tindakkan selaras, terkendali, tidak menyimpang dari tujuan dasar.

Hidup yang Bernilai dan bermakna dapat diperoleh dengan mengetahui Tujuan Dasar atau faktor-faktor yang mendasari setiap upaya, keputusan, tindakkan agar selaras dengan proses, prosedur guna tercapainya tujuan akhir yang di harapkan, Kekekalan, dan Keselamatan jiwa.

Hidup yang bersumber dari, oleh dan kepada yang kekal diharapkan menjadi kekuatan yang dapat menopang dalam menjalani setiap proses dalam setiap keadaan dan kondisi yang belum diketahui , yang akan di hadapi dan yang pasti harus dilalui dan dilakukan. 

Allah satu-satunya Sumber Kekuatan dan Kepastian Hidup bagi Jiwa yang Taat dan Mengandalkan Kekuatan Allah .

( Keb 7:24-30 )   

24) Sebab kebijaksanaan lebih lincah dari segala gerakan, karena dengan kemurniannya ia menembusi dan melintasi segala-galanya.

25) Kebijaksanaan adalah Pernafasan Kekuatan Allah, dan pancaran murni dari kemuliaan Yang Mahakuasa.

Karena itu tidak ada sesuatu pun yang bernoda masuk ke dalamnya.

26) Karena kebijaksanaan merupakan pantulan Cahaya Kekal, dan cermin tak bernoda dari kegiatan Allah, dan gambar kebaikan-Nya.

27) Meskipun tunggal namun kebijaksanaan mampu akan segala-galanya, dan walaupun tinggal di dalam dirinya, namun membaharui semuanya.

Dari angkatan yang satu ke angkatan yang lain ia beralih masuk ke dalam jiwa-jiwa yang suci, yang olehnya dijadikan sahabat Allah dan nabi.

28) Tiada sesuatu pun yang dikasihi Allah kecuali orang yang berdiam bersama dengan kebijaksanaan.

29) Sebab ia adalah lebih indah dari pada matahari, dan mengalahkan setiap tempat bintang-bintang.

30) Berbanding dengan siang terang dialah yang unggul, sebab siang digantikan malam, sedangkan kejahatan tak sampai menggagahi kebijaksanaan.

 ( Keb 10 : 2 ) 

2) dan memberinya kekuatan untuk menguasai segala-galanya.

Tetap  setia tinggal di dalam HadiratNya  yang Kudus , selalu berusaha Mencari , Mendengar suaraNya , Bersekutu denganNya dan Melakukan KehendakNya

( 1 Petrus 2:4 )

4) Dan datanglah kepada-Nya, batu yang hidup itu, yang memang dibuang oleh manusia, tetapi yang dipilih dan dihormat di hadirat Allah.

( Sir 17: 10- )

10) Maka manusia mesti Memuji nama Tuhan yang Kudus untuk mewartakan pekerjaan-Nya yang agung.

11) Tuhan telah mengaruniai manusia pengetahuan lagi dengan memberi mereka hukum kehidupan menjadi milik pusaka.

12) Perjanjian kekal diikat-Nya dengan mereka, dan segala hukum-Nya dipermaklumkan-Nya kepadanya.

13) Mata mereka telah melihat kemuliaan Tuhan yang agung, dan suara-Nya yang dahsyat telah didengar telinga mereka.

14) Ia berkata kepada mereka: “Jauhilah setiap kelaliman,” dan masing-masing diberi-Nya perintah mengenai sesamanya.

15) Langkah laku manusia selalu terbentang di hadapan Tuhan, dan tak tersembunyi bagi mata-Nya.

17) Bagi tiap-tiap bangsa diangkat-Nya penguasa, tetapi Israel menjadi bagian Tuhan.

19) Segala pekerjaan manusia seperti matahari terbentang di hadapan Tuhan, dan mata-Nya selalu tertuju kepada langkah laku mereka.

20) Kedurjanaan manusia tak tersembunyi bagi Tuhan, dan segala dosa terbuka di hadapan-Nya.

22) Seperti Cincin Meterai demikian derma seseorang tersimpan pada Tuhan, dan bagaikan biji mata dipelihara-Nya sedekah manusia.

  (Sir 45:5-6 )

5) Tuhan memperdengarkan suara-Nya kepada Musa, dan menghantar dia masuk ke dalam kegelapan.

Berhadapan muka Tuhan memberikan perintah-perintah-Nya kepadanya, yaitu Taurat sumber kehidupan dan pengetahuan, supaya Musa mengajarkan perjanjian itu kepada Yakub dan keputusan-keputusan Tuhan kepada Israel.

6) Tuhan Meninggikan Harun, seorang yang kudus seperti Musa, kakak Musa dari suku Lewi.

Terpusat pada Hikmat yang datang dari padaNya , yang Pasti akan membawa keselamatan dan kemenangan 

( Ayub 12 :13-14 ) 

13) Tetapi pada Allahlah hikmat dan kekuatan, Dialah yang mempunyai pertimbangan dan pengertian.

14) Bila Ia membongkar, tidak ada yang dapat membangun kembali;

bila Ia menangkap seseorang, tidak ada yang dapat melepaskannya.

( Mazmur 28:8 )

8) Tuhan adalah Kekuatan umat-Nya dan benteng keselamatan bagi orang yang diurapi-Nya!

( Mazmur 18:50-51 )

50) Sebab itu aku mau menyanyikan syukur bagi-Mu di antara bangsa-bangsa, ya Tuhan, dan aku mau menyanyikan mazmur bagi nama-Mu.

51) Ia mengaruniakan keselamatan yang besar kepada raja yang diangkat-Nya, dan menunjukkan kasih setia kepada orang yang diurapi-Nya, yaitu Daud dan kepada anak cucunya untuk selamanya.”

( Ams 30:5 )

5) Semua firman Allah adalah murni. Ia adalah perisai bagi orang-orang yang berlindung pada-Nya.

( Mazmur 37:40 )

40) Tuhan menolong mereka dan meluputkan mereka, Ia meluputkan mereka dari tangan orang-orang fasik dan menyelamatkan mereka, sebab mereka berlindung pada-Nya.

BERTOBAT

Mengaku, Menerima , Menyerahkan Hidup sepenuhnya kepada Tuhan Jesus , Berjuang untuk tetap Terarah kepadaNya dalam setiap  keadaan, kondisi yang terjadi serta berdaya upaya untuk meninggalkan kejahatan, kebiasaan, peraturan, pola hidup, pola pikir, pola kerja, karakter, tradisi, adat istiadat, rencana yang tidak berkenan  kepadaNya, yang bertentangan dengan Kehendak Allah.

Berjuang agar Layak dan Berkenan BagiNya , menuju KehendakNya yang Mulia

( Yoh 9:31-33 )

31) Kita tahu, bahwa Allah tidak mendengarkan orang-orang berdosa, melainkan orang-orang yang saleh dan yang melakukan kehendak-Nya.

32) Dari dahulu sampai sekarang tidak pernah terdengar, bahwa ada orang yang memelekkan mata orang yang lahir buta.

33) Jikalau orang itu tidak datang dari Allah, Ia tidak dapat berbuat apa-apa.” 

KEBAHAGIAAN

Kebahagiaan Sejati akan diperoleh dengan cara Mencintai Tuhan Jesus sepenuhnya di atas segalanya. 

Berdaya upaya, untuk selalu datang kepadaNya, sekuat tenaga untuk selalu memusatkan kehidupan terus terarah kepada kekekalan dengan selalu berada di dalam HadiratNya, menikmati KasihNya melalui Persatuan Tubuh, Jiwa dan Roh menuju Kekudusan Sejati yaitu Kehidupan Kekal dalam TerangNya yang Kudus yang mendamaikan segala sesuatu melalui Penebusan dan  Pengorbanan dengan Perantaraan Tuhan Jesus dengan KuasaNya dan sesuai KehendakNya.

KENAIKKAN YESUS

 

 ( Luk 24:51 )

50) Lalu Yesus membawa mereka ke luar kota sampai dekat Betania. Di situ Ia mengangkat tangan-Nya dan memberkati mereka.

51) Dan ketika Ia sedang memberkati mereka, Ia berpisah dari mereka dan terangkat ke sorga.

52) Mereka sujud menyembah kepada-Nya, lalu mereka pulang ke Yerusalem dengan sangat bersukacita.

53) Mereka senantiasa berada di dalam Bait Allah dan memuliakan Allah.

TERANGKAT KE SURGA

( Markus 16 : 19-20 ) 

19)Sesudah Tuhan Yesus berbicara demikian kepada mereka, Terangkatlah Ia ke sorga, lalu duduk di sebelah kanan Allah.

20) Mereka pun pergilah memberitakan Injil ke segala penjuru, dan Tuhan turut bekerja dan meneguhkan firman itu dengan tanda-tanda yang menyertainya.

DILAHIRKAN KEMBALI

 

( Yoh 3:3-5 )

3) Yesus menjawab, kata-Nya: “Aku berkata kepadamu, sesungguhnya jika seorang tidak dilahirkan kembali, ia tidak dapat melihat Kerajaan Allah.”

4) Kata Nikodemus kepada-Nya: “Bagaimanakah mungkin seorang dilahirkan, kalau ia sudah tua?

Dapatkah ia masuk kembali ke dalam rahim ibunya dan dilahirkan lagi?”

5) Jawab Yesus: “Aku berkata kepadamu, sesungguhnya jika seorang tidak dilahirkan dari air dan Roh, ia tidak dapat masuk ke dalam Kerajaan Allah. 

(Kis 8:12) 

12) Tetapi sekarang mereka percaya kepada Filipus yang memberitakan Injil tentang Kerajaan Allah dan tentang nama Yesus Kristus, dan mereka memberi diri mereka dibaptis, baik laki-laki maupun perempuan.

UCAPAN SYUKUR DAN DOA

  ( 2 Tes 1 : 5- 9 )  5) suatu bukti tentang adilnya penghakiman Allah, yang menyatakan bahwa kamu layak menjadi warga Kerajaan Allah, kamu yang sekarang menderita karena Kerajaan itu. 6) Sebab memang adil bagi Allah untuk membalaskan penindasan kepada mereka yang menindas kamu 7) dan untuk memberikan kelegaan kepada kamu yang ditindas, dan juga kepada kami, pada waktu Tuhan Yesus dari dalam sorga menyatakan diri-Nya bersama-sama dengan malaikat-malaikat-Nya, dalam kuasa-Nya, di dalam api yang bernyala-nyala, 8) dan mengadakan pembalasan terhadap mereka yang tidak mau mengenal Allah dan tidak mentaati Injil Yesus, Tuhan kita. 9) Mereka ini akan menjalani hukuman kebinasaan selama-lamanya, dijauhkan dari hadirat Tuhan dan dari kemuliaan kekuatan-Nya

Masuk dalam Rencana dan Kehendak Allah yaitu Karya Terbesar Allah yaitu Karya Keselamatan dan Kehidupan Kekal

( Bil 25:12-13 ) 

12) Sebab itu katakanlah: Sesungguhnya Aku berikan kepadanya Perjanjian Keselamatan yang dari pada-Ku

13) untuk menjadi Perjanjian mengenai keimaman selama-lamanya bagi dia dan bagi keturunannya, karena ia telah begitu giat membela Allahnya dan telah mengadakan pendamaian bagi orang Israel.”

( Dan 4:34 )

34) Tetapi setelah lewat waktu yang ditentukan, aku, Nebukadnezar, menengadah ke langit, dan akal budiku kembali lagi kepadaku. Lalu aku memuji Yang Mahatinggi dan membesarkan dan memuliakan Yang Hidup kekal itu, karena kekuasaan-Nya ialah kekuasaan yang kekal dan kerajaan-Nya turun-temurun.

HIDUP KEKAL

 

Hidup Bersatu dengan Tuhan Jesus , melalui Penebusan oleh Darah Kristus. Mati dan Bangkit menuju KemuliaanNya oleh Cahaya Kristus.

Masuk dan Tinggal Senantiasa Dalam HadiratNya yang Kudus melalui SalibNya yang Mulia dalam Kehidupan Kekal

( Ef  1 : 7-10 )

7) Sebab di dalam Dia dan oleh darah-Nya kita beroleh Penebusan, yaitu Pengampunan Dosa, menurut kekayaan Kasih Karunia-Nya,

8) yang dilimpahkan-Nya kepada kita dalam segala Hikmat dan Pengertian.

9) Sebab Ia telah menyatakan rahasia kehendak-Nya kepada kita, sesuai dengan rencana kerelaan-Nya, yaitu rencana kerelaan yang dari semula telah ditetapkan-Nya di dalam Kristus

10) sebagai persiapan kegenapan waktu untuk mempersatukan di dalam Kristus sebagai Kepala segala sesuatu, baik yang di sorga maupun yang di bumi.

( Rom 3:24-26 )

24) dan oleh kasih karunia telah dibenarkan dengan cuma-cuma karena penebusan dalam Kristus Yesus.

25) Kristus Yesus telah ditentukan Allah menjadi jalan pendamaian karena iman, dalam darah-Nya. Hal ini dibuat-Nya untuk menunjukkan keadilan-Nya, karena Ia telah membiarkan dosa-dosa yang telah terjadi dahulu pada masa kesabaran-Nya.

26) Maksud-Nya ialah untuk menunjukkan keadilan-Nya pada masa ini, supaya nyata, bahwa Ia benar dan juga membenarkan orang yang percaya kepada Yesus.

( Ayub 37:15 )

15) Tahukah engkau, bagaimana Allah memberi tugas kepadanya, dan menyinarkan cahaya dari awan-Nya?

( Mazmur  89:16 )

16) Berbahagialah bangsa yang tahu bersorak-sorai, ya Tuhan, mereka hidup dalam Cahaya Wajah-Mu

( Rom 2:6-8 ) 

6) Ia akan membalas setiap orang menurut perbuatannya

7) yaitu Hidup Kekal kepada mereka yang dengan tekun berbuat baik, mencari kemuliaan, kehormatan dan ketidakbinasaan

8) Tetapi murka dan geram kepada mereka yang mencari Kepentingan Sendiri, yang tidak taat kepada Kebenaran, melainkan Taat kepada kelaliman.

 ( 1 Yoh 1:2-4 )

2) Hidup itu telah dinyatakan, dan kami telah melihatnya dan sekarang kami bersaksi dan memberitakan kepada kamu tentang hidup kekal, yang ada bersama-sama dengan Bapa dan yang telah dinyatakan kepada kami.

3) Apa yang telah kami lihat dan yang telah kami dengar itu, kami beritakan kepada kamu juga, supaya kamu pun beroleh persekutuan dengan kami.

4) Dan persekutuan kami adalah persekutuan dengan Bapa dan dengan Anak-Nya, Yesus Kristus. Dan semuanya ini kami tuliskan kepada kamu, supaya sukacita kami menjadi sempurna.

DUDUK DISEBELAH KANAN ALLAH 

 

( Wahyu 12:1 )

1) Maka tampaklah suatu tanda besar di langit: Seorang perempuan berselubungkan matahari, dengan bulan di bawah kakinya dan sebuah Mahkota dari dua belas bintang di atas kepalanya.

(Wahyu 1:18) 

18) dan Yang Hidup. Aku telah mati, namun lihatlah, Aku hidup, sampai selama-lamanya dan Aku memegang segala kunci maut dan kerajaan maut.

( Wahyu 9:1 )

1) Lalu malaikat yang kelima meniup sangkakalanya, dan aku melihat sebuah bintang yang jatuh dari langit ke atas bumi, dan kepadanya diberikan anak kunci lobang jurang maut.

(Matius 28:18)

18) Yesus mendekati mereka dan berkata: “Kepada-Ku telah diberikan segala kuasa di sorga dan di bumi.

19) Karena itu pergilah, jadikanlah semua bangsa murid-Ku dan baptislah mereka dalam nama Bapa dan Anak dan Roh Kudus,

20) dan ajarlah mereka melakukan segala sesuatu yang telah Kuperintahkan kepadamu. Dan ketahuilah, Aku menyertai kamu senantiasa sampai kepada akhir zaman.”

  ( Matius 16:19 )

19) Kepadamu akan Kuberikan kunci Kerajaan Sorga. Apa yang kauikat di dunia ini akan terikat di sorga dan apa yang kaulepaskan di dunia ini akan terlepas di sorga.”

( Matius 18:4-5 )

4) Sedangkan barangsiapa merendahkan diri dan menjadi seperti anak kecil ini, dialah yang terbesar dalam Kerajaan Sorga.

5) Dan barangsiapa menyambut seorang anak seperti ini dalam nama-Ku, ia menyambut Aku.”

( Mat 19:23-25 )

23) Yesus berkata kepada murid-murid-Nya: “Aku berkata kepadamu, sesungguhnya sukar sekali bagi seorang kaya untuk masuk ke dalam Kerajaan Sorga.

24) Sekali lagi Aku berkata kepadamu, lebih mudah seekor unta masuk melalui lobang jarum dari pada seorang kaya masuk ke dalam Kerajaan Allah.”

25) Ketika murid-murid mendengar itu, sangat gemparlah mereka dan berkata: “Jika demikian, siapakah yang dapat diselamatkan?”

26) Yesus memandang mereka dan berkata: “Bagi manusia hal ini tidak mungkin, tetapi bagi Allah segala sesuatu mungkin.”

( Mrk 16:19 )

15) Lalu Ia berkata kepada mereka: “Pergilah ke seluruh dunia, beritakanlah Injil kepada segala makhluk.

16) Siapa yang percaya dan dibaptis akan diselamatkan, tetapi siapa yang tidak percaya akan dihukum.

( Luk 22:69-70 )

69) Mulai sekarang Anak Manusia sudah duduk di sebelah kanan Allah Yang Mahakuasa.”

70 ) Kata mereka semua: “Kalau begitu, Engkau ini Anak Allah?” Jawab Yesus: “Kamu sendiri mengatakan, bahwa Akulah Anak Allah.”

( Kis 7:55-56 ) 

55) Tetapi Stefanus, yang penuh dengan Roh Kudus, menatap ke langit, lalu melihat kemuliaan Allah dan Yesus berdiri di Sebelah Kanan Allah.

56) Lalu katanya: “Sungguh, aku melihat langit terbuka dan Anak Manusia berdiri di Sebelah Kanan Allah.”

( Kol 3:1-4 )

1) Karena itu, kalau kamu dibangkitkan bersama dengan Kristus, carilah perkara yang di atas, di mana Kristus ada, duduk di sebelah kanan Allah.

2) Pikirkanlah perkara yang di atas, bukan yang di bumi.

3) Sebab kamu telah mati dan hidupmu tersembunyi bersama dengan Kristus di dalam Allah.

4) Apabila Kristus, yang adalah hidup kita, menyatakan diri kelak, kamu pun akan menyatakan diri bersama dengan Dia dalam kemuliaan.

(1 Petrus 3:22)

22) yang duduk di sebelah kanan Allah, setelah Ia naik ke sorga sesudah segala malaikat, kuasa dan kekuatan ditaklukkan kepada-Nya.

JALAN, KEBENARAN, HIDUP

1. Mendengar Tentang Tuhan Yesus

Mendengar Khabar Baik dan Khabar Keselamatan dari Tuhan merupakan Inisiatif Tuhan lebih dahulu kepada anda melalui  sapaan, pesan berupa Firman Tuhan, Ajakan Berelasi dari umat beriman, melalui bacaan, Video Khabar Baik, Pendidikan Rohani, Kejadian-kejadian sepanjang  perjalanan hidup anda.

Hasil dari pertemuan menimbulkan Dampak Positif dalam diri anda berupa kehendak,  itikad baik, daya upaya, tindakkan nyata  sepihak yang anda lakukan sehubungan dengan segala sesuatu tentang Tuhan Yesus.

2. Percaya Kepada Tuhan Yesus

Percaya merupakan dampak dari melihat, mendengar berita, khabar baik tentang Tuhan Yesus yaitu Bentuk Kesepakatan antara Anda dengan Tuhan melalui Pikiran, Perkataan dan Tindakkan yang dilakukan Tuhan Yesus yang anda yakini adalah benar agar anda dapat mencapai Keselamatan yang bertujuan akhir pada Kehidupan Kekal di Sorga

3. Mencari dan Mengikuti

Mencari dan Mengikuti merupakan Tindakan Sepihak  yang anda lakukan secara sadar, atau merupakan suatu kehendak, itikad baik  anda untuk dapat mengenal lebih dekat lagi kepada Tuhan Yesus melalui tindakan,  gerakkan, upaya yang anda lakukan  dengan sekuat tenaga untuk selalu dan lebih dekat kepadaNya.

4. Bersatu dan Tinggal Di DalamNya

Bersatu merupakan pilihan, keputusan dalam bentuk relasi yang  intim menjadi satu kesatuan utuh melalui Pikiran dan Kehendak. Tinggal di DalamNya merupakan hasil dari Persatuan, adalah suatu daya upaya yang bersifat lebih dalam atau frekwensi rutinitas relasi lebih intensif dan bersifat menyeluruh. 

Suatu daya upaya sungguh-sungguh untuk dapat mengandung dan melahirkan,   menghadirkan Yesus dalam kehidupan anda berarti menjadi Terang, Cahaya, Petunjuk, berdampak bagi sesama di setiap tempat yang anda lalui bersamaNya. 

Berbuah adalah perubahan positif dalam kasih dan pengetahuan yang dapat dinikmati oleh orang  disekeliling anda.   

5. Melakukan Kehendak Allah 

Adalah Taat akan Perintah dan Larangan Tuhan agar dapat masuk ke dalam Kerajaan Sorga.

Dalam Alkitab Terdiri dari beberapa Pandangan mengenai kebenaran dari beberapa Rasul, Nabi sesuai Tingkatan masing-masing. Tingkatan ini sangat dipengaruhi oleh Tingkat Kedekatan, Keintiman, Keeratan Persatuan antara anda dengan Tuhan.

Kemajemukkan Peristiwa Pengalaman Iman dari para rasul, nabi, termasuk banyaknya pandangan dari murid-murid Yesus lainnya sangat ditentukan oleh Keintiman, Tingkat Persatuan dalam HadiratNya yang Kudus dan Tingkat Proses Pendalaman Iman masing-masing.

Kekudusan adalah Syarat Mutlak dibutuhkan bagi murid Yesus untuk dapat Mencapai Keselamatan yang bertujuan Akhir kepada Kehidupan Kekal di Surga.

Ruang Lingkup Kekudusan meliputi Kekudusan Akal , Budi dan Hati.

Akal dapat Membedakan Kehendak Baik atau Buruk.

Budi , Hasil dari Pertumbuhan Perkembangan ,   Kedewasaan  Akal  dan Pembentukkan Karaktek Sangat Mempengaruhi Budi Pekerti

Demikian pula dengan Hati, Jiwa yang Bersih akan terpancar dari Hati yang Bersih.

Yang Terutama disini adalah pentingnya daya upaya yang dilakukan selama manusia hidup di bumi dalam pencapaian Keselamatan dengan Tujuan Akhir yaitu memperoleh Kehidupan Kekal di Surga.

SISI GELAP, KECENDERUNGAN DOSA 

(Rom 3:23-25)

23) Karena semua orang telah berbuat dosa dan telah Kehilangan Kemuliaan Allah, 

24) Dan oleh kasih karunia telah dibenarkan dengan cuma-cuma karena Penebusan dalam Kristus Yesus. 

25) Kristus Yesus telah ditentukan Allah menjadi Jalan Perdamaian karena iman, dalam darahNya. Hal ini dibuatNya untuk menunjukkan keadilanNya, karena Ia telah membiarkan dosa-dosa yang telah terjadi dahulu pada masa kesabaranNya.  

Sisi Gelap, Kecenderungan akan Dosa jika kita bayangkan merupakan suatu Zona, Area  Dominan yang mayoritas sangat mempengaruhi gerak, langkah, kendali hidup dalam  diri seseorang.

Faktor ini juga berhubungan erat dengan Kondisi, Keadaan, Kesehatan Hati seseorang. 

Tekanan, gangguan, penyimpangan, ketidak sesuai harapan dengan kenyataan, harapan dengan realita atau menyimpangnya rencana, keputusan dengan tindakkan nyata.

Secara tidak disadari dapat berdampak negatif dalam kehidupan dikemudian hari. 

Keadaan lingkungan sekitar, Pengalaman Hidup , Kondisi kehidupan luas, situasi diluar diri seseorang yang tidak dapat dibendung, tidak dapat kita kendalikan mulai sejak dari dalam kandungan hingga dewasa secara berangsur-angsur dalam periode yang panjang akan berdampak pada pembentukkan karakter serta mempengaruhi jiwa (pikiran dan kehendak). 

Dampak dari realita yang ada tersebut secara otomatis terprogram dalam pikiran bawah sadar, terproses dalam masing-masing jiwa sehingga membentuk berbagai reaksi positif maupun negatif.

Dampak dari Zona Dosa tersebut secara tidak langsung menciptakan pembatas, pemisah antara satu dengan yang lain.

Kecenderungan Dosa, keterbatasan, kelemahan,  tingkat keakuratan, kepastian, kebenaran, dan kejelasan, implementasi, daya tangkap, sisi pandang, pola dan metode pikiran, sumber, komunikasi, informasi, pelaksana, secara langsung dan tidak langsung, menimbulkan dampak sangat dominan  bagi kelangsungan, keberhasilan suatu kehendak, harapan, rencana, tindakkan.

Hasil dari Proses Penentuan Rencana hingga Tindakkan yang bermuara pada Realita ini akan dipancarkan oleh pikiran dan dapat secara tiba-tiba seketika memancar dari pikiran bawah sadar.

Kumpulan kejadian ingatan yang tertanam di alam bawah sadar sering kali menghasilkan gerakan, tindakan, pikiran yang negatif lebih bersifat merusak citra diri seseorang dan dapat berdampak buruk pada orang disekitarnya.

(Ams 4:23)

Jagalah Hatimu  dengan segala kewaspadaan, karena dari situlah terpancar kehidupan.  

Faktor dari dalam diri biasanya terbatas pada  Keterbatasan Kemampuan, Keterbatasan Area pencapaian, Kurangnya Pengetahuan dan informasi, kurangnya Keterampilan, Kurangnya Pengalaman , Kondisi kesehatan, Keterbatasan tenaga, energi, daya, ruang, waktu,  area dan sejenisnya.

Faktor Dominan yang berasal dari Luar Diri seperti keadaan, kondisi,  area, akar dosa area sekitar, lingkungan, pola atau cara berpikir pemimpin keluarga, masing-masing pribadi, adat istiadat, kebiasaan, kepercayaan, kemajemukkan serta aneka tingkatan kedewasaan emosi, kebiasaan baik atau buruk, pola pikir, kejujuran .

Faktor Dominan sangat dipengaruhi oleh alam bawah sadar, pikiran bawah sadar yaitu suatu keadaan ketidaksadaran yang terjadi secara reflek, mendadak, tiba-tiba muncul terdiri dari proses dalam pikiran  yang tidak dapat dikontrol atau di cegah, terjadi dalam waktu seketika yang meliputi proses, ingatan, peminatan, motivasi pikiran, emosi, gerakkan, perpindahan.

Hal Terpenting lainnya adalah Kebenaran, Kepastian yang paling mendasar yaitu Keberhasilan Sistem Komunikasi dan Informasi. 

Kegagalan komunikasi biasa disebabkan oleh perbedaan sisi pandang, pola pikir, keterbatasan pengetahuan, keterbatasan dalam kemampuan berkomunikasi dari masing-masing pihak pelaku komunikasi, perbedaan maksud dan tujuan antar pribadi atau kelompok, keterbatasan sarana media komunikasi, terhambatnya komunikasi akibat hal-hal tak terduga, terbatasnya waktu berkomunikasi, penghambat lainnya keterbatasan kemampuan dan keahlian, perbedaan dalam menterjemahkan dan interpretasi komunikasi oleh para pelaku komunikasi . 

Kegagalan Informasi biasa disebabkan oleh kurangnya pengetahuan pemberi informasi akan keabsahan, kebenaran, keaslian suatu data, informasi. Sumber dan Kelengkapan data, informasi merupakan faktor utama dan pertama yang harus dipastikan kebenarannya.

Keterbatasan media penyebaran informasi, keterbatasan kemampuan dan keahlian menterjemahkan, menginterpretasi serta pengelolaan informasi oleh pemberi maupun penerima informasi.

Penghambat lainnya adanya keterbatasan waktu, tidak berfungsi sesuai  Ketetapan dan Peraturan akibat adanya hal-hal tak terduga lainnya.

Kemampuan Penyediaan, Pengelolaan, dan distribusi keuangan merupakan faktor penting lainnya yang menjadi perhatian khusus.

Faktor Penghambat adalah kurangnya waktu, tenaga, keahlian dalam pemantauan, pengelolaan dan ketepatan metode, estimasi, sasaran, waktu pendistribusian serta kejujuran pihak terkait.

Hal Tak Terduga dapat terjadi baik dari keterbatasan atau kelemahan Intern maupun dari Pihak Ektern akibat Kelalaian ,  Penyimpangan prosedur, sistem, proses, Pelanggaran Kesepakatan dan ketetapan, Ketidak sempurnaan atau kegagalan prosedur, sistem, proses, termasuk pelanggaran akibat kelalaian, kelemahan, keterbatasan atau tidak berfungsinya pihak-pihak terkait lainnya, Terhambatnya proses akibat hal tak terduga diluar prediksi perencanaan.

Kegagalan penterjemahan, interpretasi, kegagalan komunikasi dan informasi mengenai ketetapan, prosedur, sistem, proses, akibat pola pikir, sisi pandang yang berbeda dari para pihak terkait baik pihak intern maupun ekstern.

Pelaksana yang memilikki tanggung jawab, ketaatan, kejujuran dan keahlian khusus sesuai fungsionalnya dan harus berfungsi sesuai ketetapan, peraturan, prosedur dan proses yang benar ketepatan tempat, waktu, situasi dan kondisi saat pelaksanaan. 

Menguasai Keadaan dan Lingkungan, memilikki keahlian khusus membaca situasi dan dapat mengatasi Hal-hal tak terduga lainnya yang dapat timbul secara mendadak atau seketika dalam waktu yang bersamaan serta memilikki kemampuan melihat hal-hal yang kurang disekitar kejadian dan dapat mengatasi setiap hal-hal  yang timbul dalam waktu singkat dan segera.

Kembali

Pesan Anda telah terkirim

Peringatan
Peringatan
Peringatan
Peringatan

Peringatan.

KEKUDUSAN

(Ef 1:11)

Kekudusan adalah suatu daya upaya yang harus dilakukan oleh setiap jiwa agar terhindar, terbebas dari Sisi Gelap, Kecenderungan Dosa yang dominan berasal dari dunia melalui pikiran, perkataan dan tindakan yang tidak selaras dengan KehendakNya.

(1 Ptr 1:16)

16) Sebab ada tertulis: Kuduslah kamu, sebab Aku kudus.

(Ams 15:21)

21) Kebodohan adalah kesukaan bagi yang tidak berakal budi, tetapi orang yang pandai berjalan Lurus . 

Faktor Dominan dari pikiran bawah sadar, Alam Bawah Sadar ini, diharapkan dapat dibendung melalui Doa, Kontemplasi secara Intensif.

Doa dan Kontemplasi merupakan daya upaya memohon Kuasa Ilahi untuk mengendalikan Faktor Dominan dari pikiran bawah sadar agar Hidup seseorang lebih terarah, tertata, terukur, terkendali sesuai dengan Kehendak Allah (Mrk 3:35, Mat 3:15), dimana Allah menciptakan  manusia menurut GambarNya (Kej 1:26-27), dimana Allah adalah Kasih (1 Yoh 4:8,16), yang berpegang pada Perintah,  Peringatan dan Ketetapan Tuhan  (Ul 6:17, Ul 10:13), tidak menyimpang ke kiri atau ke kanan (2 Taw 34:2), supaya tidak terjatuh (Sir 2:7), memandang terus ke depan, melalui jalan yang rata (Ams 4: 25-26), (1 Kor 6:19-20), orang yang pandai berjalan lurus (Ams  15:21, Yes 26:7, Yes 1:9,12)

Manusia adalah Puncak Karya Ciptaan, Diciptakan Segambar dan Secitra dengan Allah 

(Kej 1:27)

27) Maka Allah menciptakan manusia itu menurut gambarNya, menurut Gambar Allah diciptakanNya dia; laki-laki dan perempuan diciptakanNya mereka. 

Untuk itu sudah selayaknya manusia harus dapat mengenal dan mencintai Tuhan Sang Pencipta dan sesama makhluk CiptaanNya.

Melalui Ketenangan Jiwa, Ketaatan, perjuangan segenap hati dan jiwa untuk selalu bersatu dan terpusat kepadaNya merupakan faktor mutlak yang harus dilakukan untuk mencapai Kekudusan.

Melalui kekudusan, kita dapat mengetahui Kebenaran dan KehendakNya.

Selalu berjuang mengucap syukur dalam segala sesuatu, merupakan proses pengudusan, pemurnian, yang harus kita lalui. 

Senantiasa Taat dan Bersatu denganNya merupakan daya upaya dalam pencapaian KehendakNya yaitu Keselamatan Jiwa, Keselamatan atas setiap pikiran dan kehendak sesuai dengan RencanaNya.

Persatuan, keintiman relasi selama dikandung dalam Kerahiman Allah, ketaatan anak dengan Bapa merupakan Faktor Utama Keberhasilan, Tercapainya Keselamatan. 

Persatuan yang utuh dalam hadiratNya yang kudus  dan melakukan KehendakNya merupakan Kunci Utama Keselamatan bagi setiap jiwa dalam setiap keadaan, kondisi.

Demikian dalam hal kesehatan, persatuan yang utuh dalam HadiratNya yang kudus melalui Puji-pujian, Doa, Kontemplasi dapat mengatasi segala jenis penyakit. 

Melalui persatuan yang utuh dalam keintiman senantiasa dan terus menerus dapat membantu proses penyembuhan termasuk kekentalan darah disertai memperbaiki pola dan  kualitas makan.

Nafas Hidup, Roh Allah, UrapanNya yang Kudus merupakan Sumber Kehidupan yang senantiasa tersedia untuk Memperbaharui Tubuh, Jiwa dan Roh kita senantiasa dapat kita peroleh melalui keintiman dan persatuan denganNya dalam HadiratNya yang kudus.

Dengan selalu taat bersatu dan menyediakan waktu bersamaNya diharapkan memperoleh Keselamatan, Kehidupan dan Kebahagiaan Kekal dengan selalu berdaya upaya untuk tetap taat dan setia mengikuti segala Perintah, KetetapanNya serta Mentaati laranganNya dan melakukan KehendakNya dengan tak henti-hentinya berdoa dan mengucap syukur serta memohon Pengampunan dan memberi Pengampunan atas setiap Kelalaian, kelemahan, keterbatasan yang terjadi pada diri kita dan sesama disepanjang hidup kita, menerima diri apa adanya serta tetap selalu bersandar kepadaNya.

Tiada hal yang mustahil di dalam Dia yang Maha Kuasa bagi orang yang selalu berharap kepadaNya.

TUJUAN HIDUP

KEKUDUSAN DAN KEBENARAN

 

(Luk 1:67-68,74-80)

67) Dan Zakharia, ayahnya, Penuh dengan Roh Kudus lalu bernubuat, katanya: 

68) “Terpujilah Tuhan, Allah Israel, sebab Ia melawat umatNya dan membawa kelepasan baginya, 

74) Supaya kita, terlepas dari tangan musuh, dapat beribadah kepadaNya tanpa rasa takut 

75) dalam Kekudusan dan Kebenaran di hadapanNya seumur hidup kita. 

76) Dan engkau, hai anakku, akan disebut nabi Allah Yang Mahatinggi; Karena engkau akan berjalan mendahului Tuhan untuk mempersiapkan jalan bagiNya, 

77) untuk memberikan kepada umatNya Pengertian akan Keselamatan yang berdasarkan Pengampunan Dosa-dosa mereka, 

78) oleh rahmat dan belas kasihan dari Allah kita, dengan mana Ia akan melawat kita, Surya pagi dari tempat yang tinggi, 

79) untuk menyinari mereka yang diam dalam kegelapan dan dalam naungan maut untuk mengarahkan kaki kita kepada jalan Damai Sejahtera.” 

80) Adapun anak itu bertambah besar dan makin kuat rohnya. Dan ia tinggal di padang gurun sampai kepada hari ia harus menampakkan diri kepada Israel

(Ayb 22:22-23,26-30)

22) Terimalah apa yang diajarkan mulutNya, dan Taruhlah FirmanNya di dalam Hatimu

23) Apabila engkau bertobat kepada Yang Mahakuasa, dan merendahkan diri; apabila engkau menjauhkan kecurangan dari dalam kemahmu, 

26) Maka sungguh-sungguh engkau akan bersenang-senang karena Yang Mahakuasa, dan akan menengadah kepada Allah. 

27) Jikalau engkau berdoa kepadaNya, Ia akan mengabulkan doamu, sesuai PerkenanNya dan KehendakNya dan engkau akan membayar nazarmu. 

28) Apabila engkau memutuskan berbuat sesuatu, maka akan Tercapai maksudmu, dan Cahaya Terang Menyinari Jalan-jalanmu. 

29) Karena Allah merendahkan orang yang angkuh tetapi menyelamatkan orang yang menundukkan kepala! 

30) Orang yang tidak bersalah diluputkanNya: engkau luput karena kebersihan tanganmu.” 

  • Share :

Tinggalkan Balasan

//
Our customer support team is here to answer your questions. Ask us anything!
👋 Hi, how can I help?